Selasa, 08 Desember 2015

ZOMBIE Sang Pahlawan Islam




        Sering kali kita berfikir ketika kita menemui kata “Zombie” adalah sosok mayat hidup yang berlumuran darah dan kelakuannya mengejar manusia untuk digigit dan dijadikan mayat hidup berikutnya atau juga untuk menjadi teman hidupnya. Bahkan anda mungkin ngeri jika memikirkan zombie yang biasanya terdapat di film sebagai makhluk yang berwujud mayat hidup yang akan memburu otak anda. Nah, lalu apa hubungan zombie ini dengan pahlawan islam?
Zombie yang dimaksud disini adalah bukanlah zombie yang biasa disebut mayat hidup. Namun yag dimaksud disini merupakan nama salah seorang pejuang islam yang memperjuangkan islam di brazil. Sejarahnya yaitu pada abad ke-XVI, tepatnya sekitar tahun 1550 Masehi, Islam mulai masuk ke Brazil. Saat itu, orang-orang Portugis memasukkan budak-budak Afrika ke Brazil sebagai tenaga pekerja di kebun tebu. Sedangkan budal-budak tersebut mayoritas budak-budak Afrika yang beragama Islam sehingga sejak saat itu ada banyak muslim di Brazil. Dengan adanya budak-budak beragama islam yang dikirimkan oleh Negara Portugis kepada Brazil sehingga Dengan cara ini, agama islam mulai menyebar di Brazil, budak dari Afrika ini mulai memperkenalkan agama islam ke masyarakat Brazil. Lambat laun, agama islam di Brazil semakin berkembang. Banyak masyarakat Brazil yang mulai terbuka dengan agama islam. Bukan hanya pendatang tetapi juga penduduk asli yang mulai memeluk agama islam ini jumlah muslim di Brazil semakin banyak. Dan bahkan posisi kaum muslimin pun semakin kuat.
Di Brazil pada saat itu ada pasukan yang dikenal sebagai pasukan salibis. Pasukan ini merasa terancam dengan keberadaan agama islam. Ketika posisi Islam di Brazil menguat, Pasukan Salibis menghabisi mereka. Pasukan Salibis berusaha menghancurkan Islam hingga ke akar-akarnya. Dan mereka menganggap program mereka berhasil. Islam telah dilumatkan. Kemudian di saat negara Bazil kehancuran yang sangat luar biasa pada tahun 1643 itu, dan Lalu, ditengah-tengah hancurnya negara Brazil secara tiba-tiba dan mengejutkan muncul seorang pahlawan yang gagah berani yang mengajak dan menyerukan masyarakat juga pemimpin Brazil untuk memeluk agama islam. Dengan gagah berani ia mendeklarasikan berdirinya Negara Islam di Brazil setelah sebelumnya bergerak mendakwahkan Islam ke berbagai penjuru Brazil dan mengajak para tokoh dan pimpinan di wilayah itu untuk masuk Islam. Nama pahlawan yang gagah berani ini adalah zombie. Mendengar kemunculan zombie ini tentunya pasukan salibis ini sangat terkejut. Mereka (pasukan Salibis) dengan yakin mengatakan bahwa seluruh umat islam telah berhasil dilumpuhkan dan tidak ada lagi masyarakat Brazil yang memeluk agama islam. Namun nyatanya masih ada pahlawan islam yang satu ini, zombie. Pasukan salibis yang tidak terima dengan kemunculan pahlawan islam ini, segera mentargetkan zombie sebagai musuh mereka. Namun, sampai sekarang zombie juga seakan-akan dibuat menjadi musuh yang harus dibasmi dan dilawan. Zombie juga digambarkan sebagai mayat hidup yang berusaha mengancam hidup manusia. Namun, zombie sesungguhnya merupakan pahlawan yang berjasa bagi umat islam di seluruh dunia. Setelah dijadikan target oleh pasukan sabilis maka zombie bersama umat islam yang berhasil dikumpulkannya ini berperang melawan pasukan sabilis. Dan rupanya, Zombie tidak hanya dimusuhi di waktu itu. Nama Zombie pun dihancurkan di abad modern ini.   
Oleh karena itu, zombie juga disebut sebagai pahlawan islam. Sekitar tahun 1550 Masehi, Islam mulai memasuki brazil dengan berbagai cara. Brazil ini dipenuhi dengan orang-orang portugis. Orang portugis ini memasukkan banyak budak dari Afrika. Namun sangat disayangkan jika zombie yang pada zaman dahulu menjadi pahlawan pasukan islam, pada saat sekarang dijadikan objek yang harus dimusnahkan oleh orang-orang. Memang zombie pasukan islam berbeda dengan zombie yang dimaksud di film namun ini membuat penggambaran sosok zombie terkesan menakutkan dan dijadikan sebagai musuh bersama. Jadi sekarang dapat kita ketahui fakta bahwa ternyata zombie adalah pahlawan islam[IBNOE]